Maumere, Berita Elma — Mahasiswa Program Studi Fisioterapi STIKES St. Elisabeth Keuskupan Maumere menggelar simulasi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) anatomi musculoskeletal pada Sabtu, 7 Februari 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang Program Studi Fisioterapi dan menjadi bagian dari persiapan akademik untuk meningkatkan kompetensi klinis mahasiswa.

Simulasi OSCE tersebut didampingi oleh dosen pembimbing, Wilfrida Ina Kaka. Kegiatan dirancang untuk melatih mahasiswa dalam mengintegrasikan pengetahuan anatomi dengan keterampilan praktik yang dibutuhkan dalam pelayanan fisioterapi.
Dalam simulasi OSCE, mahasiswa diminta mengerjakan soal yang berkaitan dengan anatomi musculoskeletal, kemudian menunjukkan secara langsung struktur anatomi yang relevan sesuai dengan soal yang dikerjakan. Seluruh proses dinilai oleh dosen pembimbing berdasarkan ketepatan, pemahaman konsep, serta keterampilan komunikasi klinis. Setelah evaluasi, mahasiswa diminta mengulangi kembali tahapan yang sama sebagai bentuk penguatan pembelajaran dan refleksi praktik.

Wilfrida Ina Kaka mengatakan simulasi OSCE merupakan metode evaluasi yang efektif untuk menilai kesiapan mahasiswa sebelum terjun ke praktik klinik. “Melalui simulasi OSCE, mahasiswa tidak hanya diuji secara teoritis, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, bertindak sistematis, dan percaya diri dalam mengaplikasikan pengetahuan anatomi pada konteks klinis yang nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa latihan berulang dengan umpan balik langsung dapat membantu mahasiswa mengenali kekuatan dan kelemahan mereka. “Proses ini penting untuk membentuk kompetensi profesional dan memastikan calon fisioterapis memiliki standar pelayanan yang aman dan berkualitas,” kata Wilfrida.

Sementara itu, salah satu mahasiswa peserta simulasi, Elisabeth Daniela Kana, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang bermakna. “Simulasi ini membuat saya lebih memahami pentingnya ketelitian dan kepercayaan diri saat menangani pasien di masa depan. Ini bukan hanya tentang menjawab soal, tetapi tentang mempersiapkan diri menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan bertanggung jawab,” ujar mahasiswa yang akrab disapa Ela .
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, latihan yang konsisten dapat membangun kesiapan mental dan profesional mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.
Kegiatan simulasi OSCE ini menjadi bagian dari upaya STIKES St. Elisabeth Keuskupan Maumere dalam meningkatkan mutu pendidikan kesehatan, sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan praktik klinis di bidang fisioterapi. (ChristianRomario)






