IDEOLOGI KESEHATAN DAN FANTASI SOSIAL DALAM PEMIKIRAN SLAVOJ ŽIŽEK

Kesehatan, hari ini, tidak lagi sekadar urusan tubuh. Ia telah menjadi keyakinan. Hampir iman. Kita mempercayainya seperti mempercayai cuaca atau waktu: sesuatu yang harus diantisipasi, dikelola, dan jika mungkin dikendalikan. Slavoj Žižek, dengan gaya berpikirnya yang gemar membongkar ilusi, akan segera bertanya: keyakinan macam apa ini, dan fantasi apa yang menopangnya?

Bagi Žižek, ideologi tidak bekerja terutama dengan kebohongan terang-terangan. Ia justru bekerja ketika kita tahu sesuatu itu problematis, tetapi tetap melakukannya. “Aku tahu ini berlebihan,” kata kita tentang gaya hidup sehat, “tapi begitulah seharusnya.” Di titik itu, ideologi kesehatan menemukan rumahnya. Ia tidak memaksa, ia meyakinkan. Ia tidak memerintah, ia mengajak dengan bahasa kepedulian.

Fantasi sosial memainkan peran kunci. Fantasi bukan lamunan kosong, melainkan skenario tak sadar yang memberi makna pada realitas. Dalam ideologi kesehatan, fantasi itu sederhana dan menggoda: jika kita cukup disiplin—makan benar, bergerak cukup, berpikir positif—hidup akan aman. Sakit menjadi kesalahan. Kematian menjadi sesuatu yang, setidaknya, bisa ditunda dengan cara yang “benar”.

Žižek akan tersenyum sinis di sini. Fantasi ini bekerja justru karena ia mustahil. Ia menjanjikan kontrol total atas sesuatu yang pada dasarnya rapuh dan tak terduga. Ketika sakit tetap datang, ideologi segera menemukan kambing hitam: kurang olahraga, stres berlebihan, pola makan yang keliru. Subjek diminta menyalahkan dirinya sendiri. Kekuasaan pun bekerja tanpa perlu terlihat.

Dalam bahasa psikoanalisis yang disukai Žižek, kesehatan menjadi objek jouissance—kenikmatan yang paradoksal. Kita menderita demi kesehatan, tetapi justru menikmati penderitaan itu. Menghitung kalori, menahan keinginan, merasa bersalah, lalu menebusnya dengan ritual baru. Ada kenikmatan dalam kepatuhan. Ideologi tidak hanya mengatur apa yang kita lakukan, tetapi juga apa yang kita nikmati.

Yang menarik, ideologi kesehatan modern sering tampil sebagai lawan dari ideologi. Ia mengaku netral, ilmiah, dan rasional. Žižek akan mengatakan: justru di situlah ideologinya paling kuat. Ketika kesehatan dipresentasikan sebagai fakta murni, kita berhenti mempertanyakannya. Kita lupa bahwa di balik saran medis ada norma, nilai, dan kepentingan ekonomi yang bekerja dengan tenang.

Tubuh, dalam skema ini, menjadi medan disiplin yang sukarela. Kita memantau diri sendiri, mengawasi denyut jantung, kualitas tidur, kadar gula. Tidak ada polisi, tidak ada larangan keras. Yang ada hanyalah aplikasi dan notifikasi. Subjek kesehatan modern adalah subjek yang rajin mengatur dirinya sendiri, sambil percaya bahwa ia sedang bebas.

Žižek tidak sedang menertawakan upaya menjaga kesehatan. Yang ia gugat adalah fantasi keselamatan total yang menyertainya. Fantasi bahwa hidup bisa disterilkan dari risiko, bahwa penderitaan bisa dikelola seperti anggaran, bahwa kematian adalah kegagalan manajerial. Dalam fantasi itu, kesehatan berubah dari sarana hidup menjadi tujuan hidup itu sendiri.

Barangkali yang paling ideologis dari kesehatan modern adalah janji kebahagiaan. Seolah tubuh yang sehat pasti hidup yang baik. Žižek akan mengingatkan: tidak ada jaminan semacam itu. Ada orang sehat yang hampa, ada orang sakit yang tetap hidup dengan makna. Ideologi kesehatan bekerja dengan menyederhanakan kompleksitas itu, lalu menjualnya kembali sebagai kepastian.

Maka, membaca kesehatan bersama Žižek adalah belajar curiga pada apa yang tampak paling wajar. Bertanya pada nasihat yang terlalu baik. Mengendus fantasi di balik kepedulian. Bukan untuk menolak kesehatan, tetapi untuk membebaskannya dari klaim palsu sebagai jalan keselamatan.

Sebab hidup, pada akhirnya, tidak bisa sepenuhnya diselamatkan. Dan mungkin justru di situlah, ketika fantasi runtuh, kita mulai berhadapan dengan kenyataan—tanpa jaminan, tanpa ilusi, tetapi dengan kesadaran bahwa rapuh pun adalah bagian dari menjadi manusia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top